Peristiwa Pemukulan 3 Brimob di Jayawijaya

October 12, 2019

Mohon izin melaporkan kejadian di polsek Puncak Jayawijaya telah terjadi pemukulan kepada 3 orang anggota brimob yang dilakukan oleh mantan napi asal Sinak Puncak Jayawijaya yang mengakibatkan 3 anggota brimob langsung roboh tersungkur dan saat ini masyarakat masih mengamankan Pelaku.

Oleh komandan brimob Sinak Puncak Jayawijaya, kronologi kejadian sbb:
Pelaku adalah anggota OPM bernama Abraham Goram ditangkap TNI dan dipenjara selama 10 tahun. Dalam penjara, Om Bram (panggilan pelaku) diajari lagu BERKIBARLAH BENDERAKU. Setiap pagi, siang, sore, dan malam wajib dinyanyikan, selama 10 tahun.

Saat bebas, Om Bram sangat cinta tanah air dan NKRI.

Pas pulang, lewat depan asrama brimob, karena sudah pukul 6 sore, Oom Bram ada lihat anggota brimob kasih turun bendera. Om Bram lari dengan cepat menuju ke brimob di tiang bendera dan buang pukulan dengan balok lima sepuluh langsung brimob 3 tumbang.

Saat ini sedang ditangkap dan masih dalam pemeriksaan, dan ... berikut pemeriksaannya:

Brimob: Knapa ko pukul brimob? JAWAB!!

Om Bram: Saya pukul karena di penjara saya diajar BERKIBARLAH BENDERAKU, LAMBANG SUCI GAGAH PERWIRA ... SIAPA BERANI MENURUNKAN ENGKAU, SERENTAK RAKYATMU MEMBELAAAA!!! Jadi saya salah apa?? JAWAB!!! (Om Bram pukul meja dengan marah.)

Brimob dengan heran bertanya lagi: Tetapi ini memang jam bendera harus turun. Pukul 7 pagi dikibarkan, pukul 6 sore diturunkan. Itu aturannya!

Om Bram: OMONG KOSONG! Di lagu itu tidak ada yang bunyi BERKIBARLAH BENDERAKU, LAMBANG SUCI GAGAH PERWIRA ... NAIKAN PUKUL 7 TURUNKAN PUKUL 6 ... Jadi tolong jangan tipu-tipu kami rakyat yaaaaa ...!!

Komandan Brimob langsung pingsan  😱

 seriuuuss amat bacanya
 Ha😂Ha😄Ha😅Ha ....

You Might Also Like

0 comments

Populer

Like us on Facebook

Flickr Images