Skip to main content

Untuk Apa Pramugara Bawa Sendok?

Alkisah di sebuah pesawat yang sedang terbang, seorang penumpang pesawat tengah menikmati makanan yang disajikan di pesawat. Tanpa sengaja penumpang itu menjatuhkan sendok, dan seorang pramugara yang melihatnya dengan sigap memberikan sendok pengganti yang telah tersedia di saku si pramugara.

Penumpang: "Terima kasih."

Pramugara: "Sama-sama, Pak."

Kemudian si penumpang melanjutkan makannya dengan sendok pengganti tersebut, lantas ia bertanya pada si pramugara.

Penumpang: "Respon kamu cepat sekali, kenapa kamu sudah membawa sendok di saku kamu?"

Pramugara: "Begini, Pak, menurut hasil survei, penumpang terkadang menjatuhkan sendok ketika makan, jadi untuk efisiensi kami membawa sendok di saku semisal ada penumpang yang menjatuhkan sendoknya."

Penumpang: "Luar biasa, saya kagum pada kalian. Omong-omong saya perhatikan di resleting celana kalian semua seperti ada benang yang menonjol keluar, itu apa ya?"

Pramugara: "Untuk efisiensi, ketika kami buang air kecil, kami cukup membuka resleting dan menarik benang tersebut yang terikat di kemaluan kami, sehingga tangan kami tidak kotor dan tidak perlu mencuci tangan."

Penumpang: "Wah ... hebat juga ya ... Lantas, setelah buang air kecil, kalau kalian tidak menyentuh kemaluan kalian, bagaimana cara memasukkannya kembali ke celana?"

Pramugara: "Dengan SENDOK ... "

😜

Comments

Popular posts from this blog

Gara-Gara Hartati Tak Paham Bahasa Turki

Hartati adalah seorang gadis desa yang cantik dan seksi ...
Dia dinikahi orang Turki dan diboyong ke negaranya.

Masalah muncul karena Hartati tidak paham bahasa Turki.

Suatu saat Hartati pergi ke pasar untuk beli daging kaki sapi.

Karena tidak bisa bahasa Turki, Hartati angkat rok dan menunjukan kakinya. Untunglah pedagangnya mengerti, dan Hartati dapat kaki sapi hari itu. 😉

Esoknya Hartati datang lagi untuk beli paha ayam.

Tanpa buang waktu Hartati mengangkat rok dan menunjukkan pahanya.
Pedagang ayam juga mengerti dan Hartati pun pulang dengan paha ayam. 😬

Esoknya lagi, Hartati ingin beli pisang ... cari yang panjang dan besar, lalu diajaklah suaminya ke pasar ...

Dan tahukah apa yang terjadi ...???

😱😱😱
.
.















Enggak usah mikir yg aneh-aneh!! ...

Suaminya kan pinter bahasa Turki. 😜

"selamat pagi all teman"

Kado Kutang Si Mbah

Mbah lanang Bejo pengen ngrayakke ulang tahun mbah wedok. Budal numpak andong niate tuku kado, karo mikir "Enake tak tukokno opo yo?"

Persis neng sebelahe, ono bocah wedok sing lagi moco iklan kutang. "Nahh ... ikiii ... wis yen ngono tak tukokno kutang wae ah," pikire mbah Jo.

Tekan pasar, mbah Jo mlebu toko khusus jeroane wong wedok; kutang, cawet do gemlantungan warno-warni.

Pelayan toko takon: "Golek nopo Mbah?"

Si Mbah: "Golek kutang Nduk, dinggo ultah bojoku."

Pelayan (karo mesam-mesem): "Ngangge ukuran pinten Mbah, garwonipun?"

Si mbah: "Nah kui Nduk masalahe, aku mung tau-ne nyekel-nyekel wae, yen ukurane ra weruh."

Pelayan (karo ngempet ngguyu)  ora kurang akal: "Coba dieling-eling nggih Mbah, nopo sak jeruk bali?"

Si mbah: "Huwiiikk?! Gedhee men to nduk ... ora nganti semono."

Pelayan: "Sak apel malang Mbah?"

Si mbah: " Naa ... kurang cilik sithik."

Pelayan: "Sak endog bebek Mbah?&q…