Skip to main content

Tips Tahan Lama di Atas Ranjang Tanpa Obat

TIPS:
Tahan Lama di Atas Ranjang Tanpa Obat
  1. Pastikan suhu ruangan cukup nyaman (suhu sekitar 25C)
  2. Gunakan bahan seprai dan sarung bantal guling yang lembut dan pastikan menggantinya selama 5 hari sekali sehingga terjaga kebersihannya
  3. Jika Anda suka boleh gunakan pengharum ruangan atau aroma terapi yang lembut
  4. Letakkan kebutuhan penting Anda seperti minuman, camilan, buah, atau buku juga alat tulis serta handphone dan remote AC di meja dekat ranjang sehingga mudah mengambilnya tanpa turun dari ranjang
  5. Jika Anda suka menonton TV maka letakkan TV di depan ranjang dan pastikan remote-nya dalam jangkauan sehingga Anda tak perlu turun dari ranjang
  6. Siapkan pispot untuk orang sakit dan letakkan di bawah ranjang sehingga jika Anda mau buang air kecil tetap bisa dilakukan tanpa turun dari ranjang
Jika Anda lakukan semua persiapan di atas maka Anda bisa berjam-jam di ranjang dengan nyaman.

Jangan berharap cerita yang engga-engga ya

☺😊😄😜😜😝

Comments

Popular posts from this blog

Gara-Gara Hartati Tak Paham Bahasa Turki

Hartati adalah seorang gadis desa yang cantik dan seksi ...
Dia dinikahi orang Turki dan diboyong ke negaranya.

Masalah muncul karena Hartati tidak paham bahasa Turki.

Suatu saat Hartati pergi ke pasar untuk beli daging kaki sapi.

Karena tidak bisa bahasa Turki, Hartati angkat rok dan menunjukan kakinya. Untunglah pedagangnya mengerti, dan Hartati dapat kaki sapi hari itu. 😉

Esoknya Hartati datang lagi untuk beli paha ayam.

Tanpa buang waktu Hartati mengangkat rok dan menunjukkan pahanya.
Pedagang ayam juga mengerti dan Hartati pun pulang dengan paha ayam. 😬

Esoknya lagi, Hartati ingin beli pisang ... cari yang panjang dan besar, lalu diajaklah suaminya ke pasar ...

Dan tahukah apa yang terjadi ...???

😱😱😱
.
.















Enggak usah mikir yg aneh-aneh!! ...

Suaminya kan pinter bahasa Turki. 😜

"selamat pagi all teman"

Kado Kutang Si Mbah

Mbah lanang Bejo pengen ngrayakke ulang tahun mbah wedok. Budal numpak andong niate tuku kado, karo mikir "Enake tak tukokno opo yo?"

Persis neng sebelahe, ono bocah wedok sing lagi moco iklan kutang. "Nahh ... ikiii ... wis yen ngono tak tukokno kutang wae ah," pikire mbah Jo.

Tekan pasar, mbah Jo mlebu toko khusus jeroane wong wedok; kutang, cawet do gemlantungan warno-warni.

Pelayan toko takon: "Golek nopo Mbah?"

Si Mbah: "Golek kutang Nduk, dinggo ultah bojoku."

Pelayan (karo mesam-mesem): "Ngangge ukuran pinten Mbah, garwonipun?"

Si mbah: "Nah kui Nduk masalahe, aku mung tau-ne nyekel-nyekel wae, yen ukurane ra weruh."

Pelayan (karo ngempet ngguyu)  ora kurang akal: "Coba dieling-eling nggih Mbah, nopo sak jeruk bali?"

Si mbah: "Huwiiikk?! Gedhee men to nduk ... ora nganti semono."

Pelayan: "Sak apel malang Mbah?"

Si mbah: " Naa ... kurang cilik sithik."

Pelayan: "Sak endog bebek Mbah?&q…